12 Penerjun Payung Intai Amfibi Marinir Meriahkan HUT Kutai Timur Ke-18

Penerjun Payung Dari Batalyon Intai Amfibi Marinir 1 Surabaya Berhasil Mendarat Dengan Mulus Dihalaman Kantor Bupati Kutai Timur

12 Penerjun Payung Intai Amfibi Marinir Meriahkan HUT Kutai Timur Ke-18

DISKOMINFO PERSTIK, Sangatta – Untuk menyemarakkan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kutai Timur Ke-18, Bupati Kutai Timur Ismunandar, melalui Komandan Lanal Sangatta Let Laut (P) Mulyan Budiarta, sengaja mengundang secara khusus, Pasukan Elit Batalyon Intai Amfibi Marinir 1 Surabaya untuk melakukan atraksi terjun payung.

Usai Upacara Peringatan HUT-18 Kabupaten Kutai Timur tahun 2017, Kamis (12/10), sebanyak 12 penerjun payung, melakukan atraksinya dan berhasil mendarat dengan baik dihalaman Kantor Bupati Kutai Timur, meskipun cuaca terbilang ekstrim, karena cuaca mendung dan gerimis, namun tidak menjadi penghalang bagi mereka.

Aksi tersebut, disaksikan kurang lebih 5000 masyarakat Kutai Timur yang mengikut Upacara

Peringatan HUT Ke-18 Kabupaten Kutai Timur, di Lapangan Kantor Bupati Bukit Pelangi Sangatta, aksi Terjun Payung tersebut, sontak membuat semua mata melihat keatas langit, untuk menyaksikan 12 penerjun yang turun dari pesawat Casa U-615 milik TNI Angkatan Laut yang dikemudikan oleh Captain Pilot, Kapten Laut (P) Marco Y.A dan Copilot, Lettu Laut (P) Faisal M.

Ditemui awak media, usai rangkaian kegiatan HUT Ke-18 Kabupaten Kutai Timur, Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir Surabaya, Mayor Marinir Alim Firdaus mengatakan, “Bahwa penerjun yang diterjunkan tersebut, merupakan penerjun yang sudah profesional dan telah melakukan penerjunan lebih dari 1000 kali”.

Lebih lanjut  Mayor Marinir Alim Firdaus menerangkan, “Dengan cuaca ekstrim seperti itu, menurutnya justru menjadi cuaca yang baik, untuk melakukan penerjunan bagi pasukan khusus, apapun bentuk cuaca, gerimis, hujan sekalipun, kami akan tetap berusaha melakukan penerjunan, terlebih dalam rangka HUT Kutai Timur Ke-18 ini” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, setiap penerjun mambawa bendera maupun jumping master dan parasut yang digunakanpun berbeda-beda, dalam aktraksinya ada yang membawa parasut cepat /cyber, parasut akurisi serta parasut tempur untuk membawa bendera.

Sementara itu, Komandan Lanal Sangatta, Letkol Laut (P) Mulyan Budiarta “Mengatakan pertunjukan terjun payung tersebut, sebagai kado terindah, dalam rangka hari jadi Kutai Timur Ke-18, saya bersyukur terjun payung yang dilaksanakan berjalan dengan baik lancar dan aman, antusias dari masyarakat cukup tinggi, Bupati dan Istri juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari Pasukan Elit Marinir Batalyon Intai Amfibi-1 Surabaya” ujar perwira menengah ini.(TIM KOMINFO/Nzl)

Amb

learn n learn make n made it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 5 =