Bupati Kutai Timur Menghadiri Rapat Koordinasi Pemahaman, Urgensi, Dan Penyusunan RP3KP Serta Forum Sinkronisasi Pendataan Provinsi Kalimantan Timur

Foto Bersama Pemerintah Provinsi, Walikota dan Bupati Se Kalimantan Timur Dengan Dirjen Pelaksanaan Perumahan

DISKOMINFO, PERSTIK ; Sangatta – Senin (24/7) Bupati Kutai Timur H. Ismunandar menghadiri Rapat Koordinasi Pemahaman, Urgensi dan Penyusunan RP3KP serta Forum Sinkronisasi Pendataan Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur ini dihadiri oleh Dirjen Pelaksanaan Perumahan dari pusat, Pejabat dari Provinsi Kalimantan Timur, Walikota dan Bupati Se Kalimantan Timur.  Bertempat di Hotel Senyiur Samarinda, dalam sambutan Gubernur Kalimantan Timur yang dibacakan oleh Assisten 1 Bagian Pembangunan Provinsi Kalimatan Timur intinya mengatakan “Kegiatan ini sangatlah penting karena adanya penandatangan MoU Pemerintah Provinsi, Walikota dan Bupati sekalimantan timur tentang penyusunan rencana pengembangan dan pembangunan kawasan pemukiman sekalimantan timur, sebagaimana program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang mengadakan sejuta rumah bagi rakyat Indonesia. Program ini bukan hanya kewajiban Pemerintah Provinsi, tapi juga menjadi kewajiban Kabupaten/Kota untuk mendukung program tersebut, sebagaimana yang terdapat dalam amanat UUD 1945, Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman dan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.”

Sementara itu Bupati Kutai Timur H. Ismunandar dalam wawancara singkatnya dengan awak media mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur siap dan selalu mendukung program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dengan menggalakan perumahan baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan “Saya selaku Bupati Kutai Timur menggalakan perumahan untuk di wilayah perkotaan dan saat ini sudah ada beberapa pengembang yang siap untuk bekerjasama, khususnya untuk perumahan Korpri terlebih dahulu kita besok akan adakan persentasi. Sedangkan untuk wilayah pedesaan kita juga mengadakan rumah layak huni, saya tidak mau sepotoing – sepotong seperti program sebelumnya Aladin (Atap, lantai, dinding), karena yang terjadi ketika tidak sanggup mengerjakan malah bahan untuk atap, lantai dan dinding yang diberikan malah di biarkan saja. Pembangunan rumah layak huni ini juga tidak lepas dari stage holder seperti perusahaan sawit dan batubara yang kita minta bantuannya dalam realisasinya.” Ujar Bupati yang juga pernah bekerja di Dinas PU ini. Terakhir ketika di tanya oleh awak media, apabila ada DAK (Dana Alokasi Khusus) dari Pemerintah Provinsi apakah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur turut ambil bagian ?. “Pastinya, kami akan turut ambil bagian untuk mengembangkan kawasan pemukiman untuk daerah perkotaan terlebih dahulu.” Pungkas Ismu dalam wawancaranya dengan awak media.(TIM KOMINFO;Yd/Amb)

Amb

learn n learn make n made it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 8 =