KOHATI Gelar Sosialisasi Bagi Pemilih Pemula Dan Deklarasi Anti Golput

Bupati Kutai Timur Didampingi Sekretaris Daerah Kutai Timur, Ketua KPUD Kutai Timur Dan Ketua Umum KOHATI Cabang Sangatta Berfoto Bersama Spanduk Deklarasi Anti Golput

Bupati Kutai Timur Didampingi Sekretaris Daerah Kutai Timur, Ketua KPUD Kutai Timur Dan Ketua Umum KOHATI Cabang Sangatta Berfoto Bersama Spanduk Deklarasi Anti Golput

DISKOMINFO PERSTIK, Sangatta – Menjelang pemilihan umum Tahun 2018 mendatang, Korps Himpunan Mahasisiwa Islam Wati (KOHATI) Cabang Sangatta memberikan sosialisasi kepada para pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya, selain sosialisasi, pada kegiatan ini juga dilaksanakan deklarasi anti golput.

Kegiatan yang dilaksanakan Selasa (28/8) di ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kutai Timur H. Ismunandar, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur H. Irawansyah, Ketua KPUD Kutai Timur Fahmi Idris, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Kutai Timur serta jajaran KOHATI Cabang Sangatta.

Auliya Ulfah yang merupakan Ketua Umum KOHATI Cabang Sangatta berharap, “Agar para pemuda yang ada di Kabupaten Kutai Timuruntuk dapat berpartisipasi dan mensukseskan pemilu yang akan datang, terkhusus bagi adik – adik yang masih duduk di bangku SMA tapi sudah memiliki hak pilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya, jangan golput”.

Sementara itu Ketua KPUD Kabupaten Kutai Timur Fahmi Idris memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah berhasil melaksanakan kegiatan ini, “Saya ucapkan selamat kepada KOHATI yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah yang telah melaksanakan kegiatan ini, Alhamdulillah antusias peserta dalam kegiatan ini sungguh luar biasa, terbukti dengan 200 orang lebih yang hadir dalam kegiatan ini, saya berharap agar warga masyarakat Kutai Timur khususnya pemilih pemula yang telah berusia 17 Tahun untuk dapat memberikan hak pilihnya, karena potensi pemilih pemula di Kutai Timur sangatlah besar”.

Bupati Kutai Timur H. Ismunandar yang hadir dalam acara ini mengatakan, ” Pemerintah akan mendukung kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh KPU dan organisasi kepemudaan untuk mendorong peningkatan jumlah partisipasi pada pemilu kedepan, selain itu, saya juga menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil untuk dapat menginventarisir pemilih pemula yang belum memiliki E-KTP, agar pada pemilu kedepan, para pemilih pemula ini dapat menyampaikan aspirasinya”.

Setelah kegiatan sosialisasi, dilakukan deklarasi gerakan anti golput, gerakan anti golput ini ditandai dengan penandatanganan spanduk anti golput sepanjang kurang lebih 5 meter yang dimulai oleh Bupati Kabupaten Kutai Timur H. Ismunandar yang diikuti oleh pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur serta para tamu undangan yang hadir, sementara jumlah tanda tangan yang berhasil dikumpulkan kurang lebih sebanyak 200 tanda tangan.

Menurut catatan KPUD Kabupaten Kutai Timur, tingkat partisipasi pemilih pada pemilu tahun 2015 hanya 48,42 persen, sementara sisanya 51, 82 persen golput, yang diantaranya 20 – 25 persen adalah pemilih pemula.(TIM KOMINFO/Nzl&Bur)

Amb

learn n learn make n made it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 7 =