Menyamakan Persepsi Dalam Administrasi, KONI Kutim Lakukan Bimtek Pengelolaan Dana Hibah

IMG-20180703-WA0024

 

DISKOMINFO PERSTIK – SANGATTA. Guna tertibnya laporan keuangan yang di pergunakan saat Pekan Olahraga Tingkat Provinsi Kalimatan Timur (Porprov Kaltim) 2018 di Kabupaten Kutai Timur. Maka KONI Kutim mengelar bimbingan teknis (Bintek) pengelolaan dana Hibah, di Aula KONI Kutim, Kawasan Stadion Kudungga Sangata, Selasa (3/7).
Ketua KONI Kutim, Johansyah Ibrahim menjelaskan bahwa setiap cabang olahraga (Cabor) di Kutim akan dilengkapi anggaran dari dana himbah Pemkab Kutim melalui KONI Kutim, untuk itu pihaknya menginginkan agar laporan pengelolaan anggaran dari tiap cabor bisa transparan, jelas agar tidak terdapat masalah di kemudian hari.
“Tujuan kita (KONI) melakukan Bimtek ini untuk mempersamakan persepsi dalam penyusunan SPJ. Kita menginginkan Kutim sukses dalam prestasi juga tertib administrasi,” Terang mantan Kepala Dinas Perhubungan Kutim tersebut.
Lebih lanjut, Johansyah Ibrahim meminta agar ke 120 peserta Bimtek, bisa mengikuti kegiatan hingga akhir dan tuntas hingga 3-4 juli.
“Ikuti dengan serius karena ada sejumlah nara sumber yang dihadirkan, ada dari kantor pajak hingga kejaksaan,” pinta pria yang akrap disapa Johan ini.
Hal yang sama juga diminta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Syahrir mengharapkan agar tata cara laporan dana yang digunakan sesuai dengan prosedur. Sehingga laporan keuangan dapat diolah secara benar dan terhindar dari penyimpangan penggunaan dana.
 “Semua cabor wajib melaporkan. Karena nanti ada audit,” terangnya.
Ketua II KONI Kaltim Fadliansyah menambahkan agar sistem pemberian dana himbah ke masing-masing cabor di Kutim bisa mengadopsi sistem yang telah diterapkan oleh KONI Provinsi.
“Dana bisa dikirim lewat rekening. Jadi tiap cabor membuat rekening. Sehingga tidak ada lagi uang kesana kemari,” Ujarnya.
Kemudian dalam tiap transaksi pembelanjaan agar dilengkapi dengan bukti pembayaran, agar mempermudah penyusunan laporan nantinya.
“Setiap pengeluaran wajib ada bukti pembayaran yang jelas. Ini sebagai bukti untuk menghindari belanja fiktif dan mark up,” katanya.
Adapun materi bintek yang diberikan, disampaikan oleh Ketua Badan Audit Internal KONI Provinsi Kaltim Andi Yahya Iskandar, lalu Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Sangatta Juli Hartono, kemudian Auditor Madya Itwil Kutim Endry Permadi dan Kepala Kantor KP2KP Sangatta Hadiyanto. (Tim Kominfo/RA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *