Pemkab Kutim Peringati Nuzulul Qur’an Di Masjid Al Faruq kawasan Bukit Pelangi

FB_IMG_1528258120664

 

DISKOMINFO PERSTIK -SANGATTA. Bagi umat muslim yang tengah beribadah puasa tentunya malam Nuzul Quraan, merupakan momen yang sangat dinantikan oleh insan muslimin dan muslimah.
Untuk itu malam peringatan Nuzulul Qur’an di Kabupaten Kutai Timur berlangsung di Masjid Al Faruq kawasan Bukit Pelangi, Selasa (5/6) dipadati ratusan jemaah masjid.
Malam peringatan Nuzulul Qur’an dirangkai dengan shalat tarawih 23 rakaat. Adapun pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustad Arsyad.Nuzul Quran yang awalnya akan dilaksanakan hari ke-17 ramadhan, sedikit mundur menjadi hari ke-20.
Peringatan malam Nuzul Quran dilaksanakan langsung oleh Pemkab Kutim bekerja sama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI).
“Mundurnya malam Nuzul Quran, terkendala pada progress Tekhnis-nya saja,” beber Mugeni.
” Peringatan Nuzulul Qur’an di pertengahan bulan suci Ramadan merupakan agenda rutin yang wajib dilaksanakan bagi kepada segenap umat muslim, terlebih sesuai arahan pak Bupati Ismunandar untuk terus mengajak masyarakat menyukseskan malam Nuzul Quran,” ungkap Mugeni.
Pada kesempatan itu Ketua PHBI menghaturkan rasa terima kasih mendalam atas partisipasi masyarakat Sangatta yang beragama muslim telah antusias mengikuti malam peringatan Nuzulul Qur’an.”Saya melihat hampir 300 jemaah memadati Masjid Al Faruq ini,namun saya prihatin dan menyayangkan masih banyak kalangan PNS yang tidak bergabung dalam pergantian malam Nuzul Quran, namun sejauh ini panitia telah menyebar undangan kemungkinan karena sesuatu hal mendadak jadi banyak dari PNS yang berhalangan.Namun dapat kami maklumi,” jelas Mugeni.
“Kegiatan tahunan yang wajib di gelar ini sesuai intruksi Bupati Ismunandar. Saya apresiasi kepada seluruh warga Sangatta yang sudah memenuhi area masjid untuk menghadiri kegiatan ini cukup banyak. Namun dirinya menyayangkan kehadiran para PNS Kutim sedikit seharusnya sebanding dengan jumlah warga sangatta. Tapi saya memaklumi, mungkin saja sudah diberikan surat undangan tapi berhalangan hadir karena harus melaksanakan kegiatan lain,” ungkap Mugeni.
Berlangsungnya malam Nuzul Quran di Masjid Al Faruq dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur H Kasmidi Bulang, ST MM yang mewakili Bupati Ir H Ismunandar, MT. Dalam sambutannya Wabup berpesan kepada segenap umat muslim Sangatta digelarnya malam penuh berkah bertabur lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an, merupakan komitmen Pemkab Kutim dalam meningkatkan iman dan taqwa.“Lewat peringatan Nuzulul Quran ini, hendaklah kita semua dapat memetik pelajaran yang berharga, dengan berupaya untuk melaksanakan kewajiban kita terhadap Alquran dengan cara meningkatkan minat baca dan pengamalan Alquran dalam mewujudkan generasi Qurani,” kata Kasmidi.
Sementara penceramah guru Abdul Basith menjelaskan isi kandungan Al Qur’an banyak mengandung arti akan sebuah kebaikan, anjuran untuk senantiasa menjadi pedoman hidup dalam memagari diri akan perbuatan dosa terlebih di era globalisasi berbasis kemajuan tekhnologi modern.
Sang penceramahnya menegaskan dalam menanamkan cinta terhadap Al Qur’an sebisa mungkin ditanamkan kepada anak-anak sejak dini terlebih bagi yang belum bisa baca Alquran khususnya di Sangatta. “Tugas tanggung jawab orang tua dalam melahirkan keturunan kita yang pandai membaca Al Qur’an hingga khatam,” urai Abdul Basith.”Untuk belajar mengaji tidak mahal bapak ibu hanya diwajibkan membayar iuran Rp 20 ribu saja, di TPA terpaut jauh dari belajar bahasa Inggris melalui les harus merogoh kocek dalam-dalam dikisaran 750 Ribu malah.Bahasa Inggris memang penting bagi pendidikan, tapi mana lebih penting bekal dunia dan akhirat,”tutupnya.(Tim Kominfo/Aji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *