Tim Sepakbola Kutai Timur U-17 Ikuti Piala Suratin PSSI Kaltim 2017

Bupati Kabupaten Kutai Timur Didampingi Kepala Dispora Kabupaten Kutai Timur Berfoto Bersama Tim Sepakbola U-17 Yang Akan Bertanding Pada Piala Suratin

Bupati Kabupaten Kutai Timur Ismunandar Didampingi Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Kutai Timur Berfoto Bersama Pelatih, Pemain Dan Official Tim Sepakbola U-17 Yang Akan Bertanding Pada Piala Suratin

DISKOMINFO PERSTIK, Sangatta – Bupati Kabupaten Kutai Timur H.Ismunandar meminta para pemain sepakbola Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Umur 17 (U-17) agar  saat menghadapi laga Suratin nanti dapat bertanding dengan santai dan sportif, “Bermain lepas saja seperti saat latihan, tapi tetap menjunjung sportifitas,” tuturnya

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur ini juga berharap tim sepakbola Kutai Timur dapat menggunakan kesempatan ini untuk meningkatan kemampuan dan prestasi menuju ke event selanjutnya, “Giat berlatih dan displin yang kuat, jika bagus bisa masuk dan memperkuat tim di ajang Porprov tahun depan,” terangnya.

Hal ini disampaikan Ismu usai melepas tim sepakbola Kutai Timur U-17 di Stadion Kudungga didampingi Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur Syahrir, Jum’at (15/9/17).

Tim sepakbola Kutai Timur U-17 yang berjumlah 22 orang ini akan bertanding pada Piala Suratin yang dilaksanakan di Samarinda pada 17-21 September mendatang di Stadion Sempaja, laga final akan digelar  23 hingga 24 September. Seluruh Kabupaten dan Kota Se Provinsi Kalimantan Timur turut berlaga dalam kejuaraan ini.

Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Kutai Timur Syahrir menjelaskan bahwa sebagai bentuk dukungan, pihaknya selama ini sudah menempatkan tim penilai bakat di setiap Kecamatan, “setiap Kecamatan ada tim penilai dan pencari bakat, dari rekomedasi mereka, kami rekrut dan lakukan pembinaan, sekarang yang lagi berkembang pemain-pemain dari Kecamatan Sangkulirang,” ungkapnya.

Syahrir menambahkan, Dispora berkomitmen akan terus melakukan pembinaan agar mampu mencetak pemain muda dan atlit muda asli daerah sendiri bukan dari luar, “Pembinaan menjadi program yang efektif untuk melahirkan atlit daerah. Kita ingin putra daerah mendominasi di tiap cabang olahraga (cabor),” harapnya.(TIM KOMINFO/Nzl)

Amb

learn n learn make n made it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 5 =