SANGATTA – Jaminan kesehatan secara purna bagi masyarakat menjadi bagian penting yang harus di wujudkan oleh Pemerintah. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak, merata, dan berkualitas.
Berkaitan dengan jaminan kesehatan, pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berupaya memperkuat berbagai program strategis, termasuk optimalisasi kepesertaan dalam program jaminan kesehatan nasional serta peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan di daerah. Upaya ini dilakukan agar tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan medis akibat keterbatasan biaya. Selasa (09/06/2026).
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kutim, Ernata Hadi Sujito mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus untuk melakukan pendataan kepesertaan BPJS Kesehatan kepada masyarakat yang belum menerima akses layanan kesehatan.
Berdasarkan data, selama kurun empat bulan terkahir, yakni Februari hingga April, dinsos Kutim sudah mengusulkan kepesertaan sebanyak 3.540 jiwa dengan rincian, Februari 1.013 jiwa, Maret 555 jiwa, April 1.306 jiwa dan Mei 661 jiwa.
"Sementara itu, rekapitulasi data untuk bulan Juni baru akan dirampungkan pada akhir bulan," ucap Ernata.
Dalam prakteknya, dirinya menyebut seluruh proses pendataan kepesertaan berdasarkan by name by addres atau nama dan alamat warga yang bersangkutan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sehingga melalui sistem ini, dirinya pastikan tidak ada data ganda bagi warga penerima bantuan.
Adapun mekanisme verifikasi data kepesertaan, pihaknya juga turut melibatkan Dinas Kesehatan. Halini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh data bisa di akomodir dan disesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia. Baik oleh pemerintah Pusat maupun Daerah.
Sebagai bagian dari komitmen dalam mengakomodir layanan kesehatan secara purna kepada masyarakat. Lebih lanjut. Pemerintah Daerah memastikan sudah mengalokasikan anggaran untuk mengakomodir sebanyak 112.000 jiwa. Dari total 117.870 jiwa yang tercatat sebagai perserta BPJS Kesehatan di Kutim. Sementara sisanya di tanggung oleh Kementrian Sosial
"Silakan masyarakat yang tidak mampu dan ingin berobat tetapi belum memiliki BPJS, langsung datang melapor ke kantor desa masing-masing agar bisa segera kami proses," pungkasnya.
Penulis: Irhan
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan.