Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Dorong Kepemimpinan Perempuan DP3A Kutim Gelar Advokasi Pengarusutamaan Gender

Momen  foto bersama seluruh peserta Advokasi yang berlangsung di Kecamatan Muara Wahau
Momen foto bersama seluruh peserta Advokasi yang berlangsung di Kecamatan Muara Wahau

MUARA WAHAU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar kegiatan Advokasi Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Membuka Peluang Kepemimpinan Perempuan di Sektor Publik, Rabu (10/6/2026), di Hotel Pilar Mosa, Desa Wanasari, Kecamatan Muara Wahau.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Pengarusutamaan Gender sebagai strategi pembangunan yang responsif gender sekaligus mendorong peningkatan peran dan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang pembangunan, khususnya kepemimpinan di sektor publik.


Sebanyak 65 peserta dari berbagai unsur pemerintah, organisasi masyarakat, kelompok perempuan, serta pemangku kepentingan lainnya dari dua Kecamatan yakni Muara Wahau dan Kongbeng ini mengikuti kegiatan yang menghadirkan dua narasumber berkompeten, yaitu Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan DP3A Kalimantan Timur, Fachmi Rozano, S.E., dan Fasilitator Pengarusutamaan Gender Kalimantan Timur, Prof. Dr. Widyamike Gede Mulawarman, M.Hum.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Idham Cholid menyampaikan bahwa pengarusutamaan gender bukan hanya sekadar kewajiban administratif atau pemenuhan regulasi, melainkan strategi pembangunan untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan bagi seluruh masyarakat.

“Perempuan dan laki-laki harus memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi, berkontribusi, serta mengambil peran dalam proses pengambilan keputusan. Karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung pengembangan karier perempuan berdasarkan kompetensi dan kinerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, perempuan memiliki kapasitas, kompetensi, dan potensi kepemimpinan yang tidak kalah dengan laki-laki. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan, baik yang bersifat struktural maupun kultural, yang dapat membatasi akses perempuan terhadap posisi-posisi strategis di sektor publik.


Kabid Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Rosida Ketua Panitia Menyampaikan Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini antara lain meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep kesetaraan gender dan Pengarusutamaan Gender, meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah, mendorong keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan dan kepemimpinan di sektor publik, memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan responsif gender, serta membangun sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan kelompok perempuan.

Melalui kegiatan yang turut dihadiri Camat Kongbeng Petrus Ivung serta perwakilan Kecamatan Muara Wahau, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan Supiati, Kepala Bidang Perlindungan Khusus Anak DPPPA Kutim, peserta didorong untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dan turut berkontribusi dalam menciptakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

DP3A Kutai Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas hidup perempuan, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai implementasi Pengarusutamaan Gender, memahami pentingnya kesetaraan gender dalam pembangunan, serta meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan di berbagai sektor pembangunan.


Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang hadir. Di akhir acara, seluruh pihak diajak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi guna menciptakan lingkungan yang aman, adil, inklusif, serta mendukung pemberdayaan perempuan di Kabupaten yang memiliki slogan Tuah Bumi Untung Banua




Penulis: Wiryadi

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km²  atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan.