TELEN -
Wakil Bupati Kasmidi Bulang mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) tahun 2023 ini, menggelontorkan anggaran pembangunan untuk Kecamatan Telen sebesar Rp 31 miliar.
"Anggran itu meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 23 miliar atau ada penambahan sekitar Rp 8 miliar," ujar Kasmidi saat Musrenbangcam Telen, di Balai Desa Juk Ayaq, Kecamatan Telen, Kamis (02/03/2023) siang.
Dengan dukungan anggaran yang cukup memadai saat ini, diharapkan laju pembangunan terutama bidang infrastruktur di semua wilayah khususnya,ndi Kecamatan Telen bisa semakin cepat.
"Hal ini juga selaras dengan peningkatan APBD (murni) kita yang saat ini yang cukup signifikan, mencapai angka Rp 5,9 triliun tahun 2023," imbuhnya.
Selain itu, ada kemungkinan penambahan anggaran yang bisa dimaksimalkan peruntukannya untuk mendukung percepatan pembangunan dengan luas wilayah 35 ribu kilometer persegi di anggaran perubahan, mengingat masih terdapat SiLPA yang belum terserap.
"Kemudian usulan yang disampaikan oleh Kades di Kecamatan Telen di anggaran tahun ini (2023) mayoritas sudah terserap, tinggal diverifikasi saja oleh masing-masing SKPD," ucap Kasmidi.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni
Foto : Daus
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.