DISKOMINFO PERSTIK KUTAI TIMUR, SANGATTA – Masih dalam momen Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 74 tahun, Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur turut membawa kabar gembira, sebab pencairan bonus atlet yang sukses meraih medali pada ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porpov) Kaltim 2018 terealisasi. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Gedung Serba Guna Bukit Pelangi Sangatta, Sabtu malam. (17/8/19)
Pada Sambutannya Bupati Kutai Timur, Ir H Ismunandar MT mengatakan “Tidak mudah memang dalam mencairkan bonus atlet, ada beberapa tahapan yang harus dilengkapi sebagai persyaratan, maka dari itu saya berkali-kali mengimbau segera melengkapi prosedur persayaratan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu ketua Panitia HUT RI ke – 74 yang juga Wabup Kutim, H Kasmidi Bulang ST MM menegaskan sistem pembayaran bonus melalui mekanisme transfer ke rekening masing-masing atlet. “ Mengapa kami tranfer bonusnya? Untuk menghindari kesalahan dan pengalaman yang lalu karena sebenarnya sudah kita bayarkan namun pada kenyataannya banyak yang belum menerimanya. Untuk dana pembinaan memang tidak kami serahkan kepada masing-masing pengurus akan tetapi langsung kita bayarkan person to person berdasarkan nama atletnya ,” tegas Kasmidi.
Besaran nominal bonus yang diterima perwakilan atlit dari beberapa cabor bervariatif, dari Rp 4 juta hingga 50 juta. Penyerahan palakat bonus atlit diberikan kepada 21 atlit dari 19 cabor. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.