SANGATTA -
Kabar duka dirasakan oleh masyarakat Kutai Timur (Kutim) saat ini. Salah satu putra terbaik, Jamiatulkhair Daik yang saat ini menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) dikabarkan meninggal dunia, Minggu (26/03/2023) saat dalam perawatan medis di rumah sakit Fatmawati di Jakarta.
Kabar meninggalnya pria yang akrab dipanggil Jami ini, diterima setelah beredar kabar berantai di salah satu grup Whatsapp yang dengan cepat menyebar dan membuat kaget, khususnya dikalangan jajaran pejabat dan pegawai di lingkup Pemkab Kutim.
Diketahui, pejabat yang dikenal ramah dengan siapa saja ini menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 16.10 Wib saat melawan penyakit yang dideritanya sejak beberapa waktu yang lalu.
Dikabarkan, almarhum akan diterbangkan ke Sangatta melalui bandara APT Pranoto Samarinda esok harinya (27/03) pukul 09.00 Wib, selanjutnya akan disemayamkan di rumah dinasnya di Kawasan Bukit Pelangi.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada pria kelahiran 10 November 1969 ini, almarhum akan disholatkan di Masjid Al Faruq kemudian akan diantar ke peristirahatan terakhirnya di tempat pemakaman umum (TPU) di Sangatta Selatan.
Segenap keluarga besar Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Persandian mengucapkan turut berbela sungakawa, semoga amal kebaikan dan baktinya dicatat dan dijadikan amal soleh oleh Allah Subhanahu WA Ta'ala (SWT) serta keluarga yang di tinggalkan selalu mendapatkan kesabaran dan ketabahan, amin.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.