KONGBENG -
Kepala Desa Makmur Jaya Bambang Bagus Wondo Saputro menyebut, normalisasi sungai, menjadi program prioritas yang diusulkan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Rabu (01/03/2023) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng.
"Karena kalau sudah hujan dalam waktu 1-2 jam air sudah meluap dan berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya di Dusun Karya Makmur," ungkap Bambang.
Selain itu, Sungai sepanjang 2 Km ini juga sudah mengalami kedangkalan. Sebab, sejak Desa Makmur Jaya berdiri sungai tersebut belum pernah dilakukan normalisasi.
"Termasuk pedangkalan di jembatan pada jalan antar provinsi yang sudah sangat mengkhawatirkan, kiranya bisa menjadi perhatian pemerintah kabupaten," imbuhnya.
Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi warga desanya menjadi bagian dari 20 usulan lain yang di sampaikan pria kelahiran tahun 1989 ini.
"Karena wilayah kami sangat strategis terletak di poros yang menghubungkan antar kabupaten, sehingga memiliki potensi untuk pengembangan UMKM yang muaranya peningkatan perekonomian masyarakat," jelasnya.
Lebih jauh Bambang berharap dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pembangunan di Desa Makmur Jaya tidak hanya terfokus pada infrastruktur semata. Namun juga merambah ke bidang-bidang lain, salah satunya pemberdayaan masyarakat melalui sektor UMKM.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni
Foto : Daus
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.