SANGATTA - Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengaku optimis, di sisa masa jabatannya dengan Bupati Ardiansyah Sulaiman (ASKB), target pembangunan khususnya di bidang infrastruktur jalan bisa tercapai sesuai dengan target. Sebagaimana diketahui, dalam rencana yang sudah direncanakan, yakni sebesar 50 persen hingga 60 persen.
"Kita sangat optimis, karena memang tahun ini (2023) anggaran kita naik cukup signifikan dan kami akan kejar terus, " ujarnya kepada awak media usai mengikuti Musrenbang RKPD di Ruang Akasia GSG Bukit Pelangi, Selasa (04/4/2023).
Selain itu berbagai program percepatan pembangunan hingga saat ini terus digeber oleh pemerintah daerah sambungnya. Salah satunya, melalui skema multiyears yang diharapkan mampu mempercepat pembangunan di 18 Kecamatan diKutim.
Disinggung terkait masih adanya anggaran SiLPA (sisa anggaran tahun lalu) ditahun sebelumnya nilainya cukup besar dan belum terserap dengan maksimal. Dirinya menjelaskan, mengapa terjadi SiLPA, sebab anggaran tersebut masuk menjelang akhir tahun. Sehingga apabila ada kegiatan yang dipaksakan untuk dilaksanakan, dikhawatirkan tidak rampung dan akan menjadi permasalahan dikemudian hari.
"Kalau itu (kegiatan) tidak selesai akan jadi masalah. Ini yang kita tidak mau, makanya tahun ini (2023) tahapan pembahasan anggaran perubahan kita percepat, namun harus sesuai regulasi. Dengan harapan agar hasil program pembangunan ini bisa segera dinikmati oleh masyarakat," pungkasnya.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.