Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Musrenbangcam Usai, Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas Utama Masyarakat

Musrenbangcam Usai, Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas Utama Masyarakat
LONG MESANGAT - Pembangunan  infrastruktur, terutama peningkatan kualitas jalan masih mendominasi usulan  di hampir Kecamatan pada Musrenbangcam yang baru saja selesai di gelar. Kecamatan Long Mesangat dan Busang menjadi titik akhir kegiatan yang sudah digelar  Musrenbangcam sejak tanggal 21 Februari lalu. 

Ditemui usai kegiatan yang di gelar di BPU Kecamatan Long Mesangat, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menekankan, agar pembangunan infrastruktur yang diusulkan bisa direalisasikan minimal 60 persen. 

"Apalagi seperti didaerah Long Mesangat, Busang, Sandaran dan Karangan, itu sangat minim," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Ardiansyah juga meminta kepada Bappeda untuk lebih cermat dalam memaksimalkan usulan yang sudah disampaikan dalam Musrenbangcam kali ini. 

"Termasuk listrik. Meskipun sudah ada progres tapi masih ada wilayah yang belum dapat ini (listrik) juga yang akan terus kita kejar," bebernya.

Pelayanan air bersih yang menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat ini juga tak luput jadi permintaan, dibeberapa kecamatan yang diharapkan bisa segera terwujud.

"Termasuk pembangunan kantor desa, Balai Pertemuan Umum(BPU) , serta pengembangan ekonomi kerakyatan," bebernya. 

Terkait usulan masyarakat yang tidak termuat dalam pembahasan Musrenbang, pemerintah daerah tetap akan mengakomodir melalui skema yang nantinya akan dirumuskan oleh Bappeda dalam Musrenbang tingkat Kabupaten. 

Senada, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, memberikan apresiasi terhadap seluruh masyarakat yang secara aktif  ikut terlibat dalam proses Musrenbang mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Menurutnya Musrenbang yang digelar dibeberapa titik dinKutim telah diberjalan cukup baik. 

"Aspirasi yang masuk, baik dari masyarakat, kepala desa, maupun Camat, InsyaAllah akan di akomodir. Mengingat tahun ini, Kutim memiliki anggaran yang cukup memadai . Ditambah ada dana SiLPA yang akan kita gunakan di perubahan, tentunya ini akan menjadi solusi bagi kegiatan yang belum masuk di murni tahun 2023 ini," ucap orang nomor dua di Pemkab Kutim ini. 

Lebih jauh dikatakan Kasmidi, bahwa prosentase usulan yang disampaikan oleh masing-masing kecamatan, hampir 60 persen meminta pembangunan infrastruktur jalan.

Penulis : Tehjo, Foto : Daus
Editor : Joni

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.