MUARA BENGKAL -
Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menjalin kerjasama dengan salah satu Perguruan Tinggi. Khususnya Perguruan Tinggi yang memiliki jurusan kedokteran.
"Coba buat Momerandum Off Understanding (MoU) dengan Universitas Mulawarman (Unmul) untuk anak-anak kita. Untuk bisa melanjutkan kuliah sampai selesai di bidang kedokteran dengan diberikan beasiswa, "ujarnya saat Musrenbangcam di depan Gedung Rumah Sakit Pratama (Tipe D) di Kecamatan Muara Bengkal yang menjadi tempat pelaksanaan Musrenbangcam, Jumat (03/03/2023).
Langkah itu menurutnya perlu diambil sebagai upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). Sekaligus untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis yang saat ini masih sangat kurang di Kutim.
"Ini kenapa kita tidak bisa meresmikan ini (Rumah Sakit Tipe D Muara Bengkal) salah satunya karena belum memiliki dokter spesialis, " ujarnya.
Jangan sampai fasilitas kesehatan yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah tidak berbanding lurus dengan jumlah SDMK yang saat ini masih kurang, sambungnya.
"Kalau perlu para camat inventarisasi anak-anak kita yang memiliki potensi akademisi yang unggul. Kita fasilitasi dengan beasiswa dan jadikan mereka putra daerah untuk membangun kabupaten kita tercinta ini," pungkasnya.
Penulis : Tehjo, Foto: Daus
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.