SANGATTA -
Ketersediaan gas Liquified Petroleum Gas (LPG) di Kutai Timur (Kutim) dipastikan aman selama Ramadhan, bahkan hingga Idul Fitri 2023 nanti. Hal itu diungkapkan kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melalui Jafung Pengawas Perdagangan Achmad Dony Evryadi.
"Untuk stok masih aman. Malah di tingkat pengecer harga ada yang turun, biasanya di angka Rp 30.000, sekarang ada yang jual Rp 28.000, "ungkap Dony (sapaan akrab), kepada awak media saat dihubungi melalui sambungan telepon Jumat (31/03/2023)
Selain itu, untuk mengantisipasi kelangkaan gas LPG dimasyarakat, dirinya menyebut, akan ada penambahan kuota fakultatif sebanyak 2000 tabung oleh pihak Pertamina dan akan langsung didistribusikan melalui agen.
"Jika ada wilayah yang memerlukan banyak pasokan gas LPG, mereka (Pertamina) akan langsung mengirimkan. Jadi tidak akan ada lagi kekosongan," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan kembali menggelar operasi pasar untuk menyikapi tingginya tren permintaan masyarakat akan kebutuhan gas LPG saat bulan suci Ramadhan serta jelang perayaan Idulfitri 1444 Hijriyah.
"InsyaAllah pertengahan bulan suci ini (Ramadhan) kita akan kembali operasi pasar di dua Kecamatan, yakni di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan. Jadi bagi masyarakat silahkan datang dengan membawa identitas diri, yakni foto kopi KTP," pungkasnya.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.