Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Camat Berharap Infrastruktur Jalan Alternatif Antara Sangatta Utara dan Sangatta Selatan Dapat Rampung Tahun Ini

Camat Berharap Infrastruktur Jalan Alternatif Antara Sangatta Utara dan Sangatta Selatan Dapat Rampung Tahun Ini

DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, SANGATTA – Rombongan Musrenbang Sekda Drs. H. Irawansyah, M. Si tiba di Kecamatan Sangatta Selatan. Camat Hasdiah Dohi mengusulkan pembangunan sarana dan prasarana wisata Desa Sangkima serta Teluk Sangkima, pelatihan sapta pesona pariwisata, pengolahan pasca panen madu kelulut, dan lainnya dengan nominal usulan mencapai Rp. 20,2 miliar.  (10/02/20)

“Kami juga berharap tahun ini pembangunan jalan alternatif Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, khususnya Sangkima bisa rampung, sehingga tidak lagi menumpang jalan Pertamina,” ungkap Hasdiah.

Pembangunan Kutai Timur, menurut Sekda Irawansyah, “Banyak pembangunan yang dilaksanakan sudah menyentuh kebutuhan dasar. Daftar PDAM hari ini, besok dipasang, begitu juga PLN. Ini berimbas pada pertumbuhan ekonomi di Kutim,” ungkap Sekda.

Kecamatan Sangatta Selatan memiliki tiga desa definitif dan satu desa persiapan. Berdiri di atas lahan seluas 10.914 hektar dengan jumlah penduduk mencapai 24.215 jiwa. Kecamatan ini memiliki beragam potensi alam, mulai dari potensi perikanan, pariwisata, pertanian, perkebunan dan yang terakhir produksi madu kelulut yang telah menjadi ikon kecamatan Sangatta Selatan. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.