SANGATTA – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yuriansyah mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim, terkait keterlambatan pengajian Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim.
“Hari
ini saya dilantik sebagai Pj Sekda Kabupaten Kutim. Insyah Allah dalam waktu
dekat akan kami usahakan. Karena ini (gaji) merupakan haknya kita (Pegawai
PNS/TK2D), jadi harus kita prioritaskan. Setelah ini, saya akan berkoordiansi
dengan bagian keuangan (BPKAD), mudah-mudahan minggu depan bisa terealisasi,” ungkap
Yuri, ditemui usai pelantikan, di Ruang Meranti, Kantor Bupati, Pusat Perkantoran,
Bukit Pelangi, Rabu (2/3/2022).
Terkait
banyak kekosongan jabatan di lingkup Pemkab Kutim, karena pensiun dan lain
sebagainya, Yuriansyah mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan Badan
Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim. Sebab, inventarisasi kekosongan
jabatan dilakukan oleh BKPP Kutim.
“Semenatara
untuk pelaksanaan assessement Sekda, tugas kami adalah menghantarkan. Mungkin
dalam waktu dekat kami akan melakukan koordiansi dengan pihak-pihak terkait,
yang memang berkaitan dengan Sekda definitive nantinya,” ucap mantan Camat
Muara dan Batu Ampar ini.
Sebagai
Pj Sekda, Yuriansyah mengaku akan melaksanakan amanah itu sesuai dengan
pertauran yang berlaku dan akan selalu akan berkoordinasi dengan Bupati, Wakil
Bupati dan semua OPD terkait, dalam melasanakan tugas 3 bulan kedepan.
“Kita
tidak bisa jalan sendiri harus koordiansi dengan baik. Karena dengan koordinasi
yang baik, insyah allah semua akan bisa kita capai,” tutupnya.
Penulis
: Wak Hedir
Editor
: Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.