Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Hadiri Pelantikan Pengurus DPC LPRI Kutim, Wabup: LPRI Diharapkan Jadi Patner dalam Kontrol Pemerintah

Hadiri Pelantikan Pengurus DPC LPRI Kutim, Wabup: LPRI Diharapkan Jadi Patner dalam Kontrol Pemerintah

 

SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim), Kasmidi Bulang,  menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Lembaga Pengawas Reformasi Indonesia (LPRI) Kutim. Pelantikan itu, turut  disaksikan oleh Ketua DPRD Kutim Joni, perwakilan Forkopimda dan undangan lainnya, di ruang Meranti Kantor Bupati, Rabu, (9/3/2012) pagi.

Pelantikan Pengurus DPC LPRI Kutim itu oleh Ketua DPD LPRI Kaltim, Ahmad Al Tarzie, Sukransyah diberi Amanah sebagai Ketua, Alimuddin sebagai Sekretaris dan Acep Rumiyanto sebagai Bendahara.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kasmidi Bulang memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan DPC LPRI Kutim. Dikatakan Kasmidi Bulang, mengatakan pemerintah senantiasa terbuka atas kritikan-kritikan atau saran, dari masyarakat Kutim termasuk dari Ormas (Orgnisasi masyarakat) sebagai agar kontrol dalam pembangunan di Kutim.

"Diharapkan LPRI bisa menjadi partner, teman diskusi dan bisa menjadi kontrol bagi pemerintah supaya berjalan lebih baik," ujar Kasmidi.

Dia menambahkan, saat ini sistem penganggaran di pmerintah, semua menggunakan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Sehingga melalui sistem itu, masyarakat Kutim juga bisa langsung memantau pembangunan di Kutim.

"Kita diwajibkan memberikan keterbukaan informasi ke publik, sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi,” tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum DPD LPRI Kaltim, Arie Danu Saputra dalam sambutannya, mengharapkan Pengurus DPC LPRI Kutim dapat bersinergi dengan eksekutif, legislatif dan lembaga-lembaga masyarakat lainnya.

Ia juga meminta, agar LPRI Kutim bisa mempersiapkan diri menyambut Kaltim sebagai IKN (Ibu Kota Negara) yang baru. Banyak  asset yang akan  dibangun, dengan nilai triliunan. Sehingga, pelantikan DPC diharapkan tidak hanya sekedar seremonial belaka.

"Diperlukan program kerja yang nantinya disinergikan dengan pemerintah daerah," imbuhnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Saat IKN sudah pindah di Kaltim, tentunya hal itu juga akan menjadi tanggungjawab yang besar bagi pihaknya. Sebab, LPRI merupakan lembaga pengawasan dan kepada DPC LPRI Kutim diminta agar dapat memahami dengan baik, apa yang menjadi program kerja LPRI 2021-2025.

Penulis : Daus

Editor : Joni

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.