DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, SANGATTA - Kepedulian terhadap lingkungan menjadi hal penting dalam mewujudkan kehidupan yang sehat dan berkualitas. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional melakukan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan di salah satu destinasi wisata masyarakat Kutim yaitu Pantai Teluk Lombok, Kecamatan Sangatta Selatan, Sabtu pagi. (14/03/20)
Bertemakan Indonesia Bersih Indonesia Maju kegiatan ini diikuti oleh SKPD, Forkompimda, PKK, Dharma Wanita, Stakeholder perusahaan serta masyarakat. Dengan bermodalkan sarung tangan dan kantong sampah, sepanjang 2 Km garis pantai Teluk Lombok disisir peserta dengan antusias.
Sebelum kegiatan berlangsung, penyerahan bantuan Sarana Pengembangan Kemampuan Teknologi Informasi untuk TK dan SD dari Pertamina EP dan Bantuan 6400 bibit aren genjah dari PLN.
Bupati Kutai Timur yang diwakilkan oleh staf ahli bidang pemerintahan Drs. Syahril, S. Pd, M. Ap mengatakan, "Sudah menjadi kewajiban kita semua, kalau lingkungan kita bersih maka kehidupan masyarakat kita akan sehat. Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional mari kita bersama saling bahu - membahu untuk membersihkan sampah di pantai Teluk Lombok ini, diharapkan jika bersih akan banyak wisatawan yang datang. Sekali lagi, karena sampah merupakan tanggung jawab kita semua." ujarnya. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.