DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, PINRANG - Setelah kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pinrang ke Kutai Timur beberapa waktu silam, kini Wakil Bupati H. Kasmidi Bulang, ST., MM beserta rombongan mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melakukan kunjungan balasan yang disambut hangat Bupati Irwan Hamid dan Wakil Bupati Alimin serta jajarannya di Kantor Pemkab Kabupaten Pinrang, Senin. (17/02/20)
Sebagai role model dari perwujudan E-Governement di Sulawesi Selatan, Pemkab Pinrang memperkenalkan Jendela Bumi Lasinrang yang merupakan pusat aktifitas E-Government di Dinas Kominfo Pinrang. Selain itu, kunjungan kerja yang dilakukan Pemkab Kutim menghasilkan beberapa kerjasama untuk berbagai bidang diantaranya bidang pertanian, perkebunan dan kemaritiman yang ditandai dengan penandatanganan MoU.
Wabup Kasmidi mengucapkan selamat hari jadi “Selain kunjungan balasan, kami hadir di tana Marennu Bumi Lansinrang, Pinrang untuk menghadiri HUT ke 60 Kabupaten Pinrang. Semoga Kabupaten Pinrang, makin jaya, maju dan sejahtera. Kami juga sekaligus menjalin kerjasama di bidang pertanian, perkebunan dan perikanan. Apalagi Pinrang dikenal sebagai lumbung padi,” ungkapnya.
“Penandatanganan ini akan ditindaklajuti secara teknis oleh OPD bersangkutan. Sebagai kabupaten yang lebih muda, Kutim akan belajar bagaimana Kabupaten Pinrang mengelola dan meraih berbagai prestasi." ungkap Wabup Kutim. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.