DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, DENPASAR – Ketersediaan air bersih merupakan program prioritas yang terus di perjuangkan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Bupati Kutai Timur Ir H Ismunandar MT didampingi Nata dari UPT Tirta Tuah Benua (PDAM) Kutai Timur bertolak ke Denpasar Bali menghadiri Lokakarya Peminatan Program Hibah Air Minum APBN Tahun Anggaran 2020 Wilayah II, yang berlangsung di Ballroom The Sakala Resort Bali. (29/8/19)
Pelaksanaan Lokakarya Peminatan Program Hibah Air Minum APBN Tahun Anggaran 2020 Wilayah II di buka langsung oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Republik Indonesia, yang diwakili Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Ir. Agus Ahyar, M.Sc. Agenda tersebut dirangkai dengan Sosialisasi Perpres Nomor 46 Tahuh 2019 tentang Pemberian Jaminan dan Subsidi Bunga oleh Pemerintah Pusat dalam rangka Percepatan Penyediaan Air Minum.
Acara tersebut turut dihadiri oleh beberapa bupati/wali kota yang tergabung dalam wilayah II, serta beberapa pejabat oleh Kementerian PUPR, Kementerian PN-BAPENAS, dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
“Yah harus kita dukung Program ini sangat baik dan harus kita dukung, apalagi tujuannya untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum yang diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ini juga dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Bupati Ismunandar. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.