Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Pemkab Kutim Akan Merealisasi Usulan Kecamatan Menggunakan Beberapa Pola

Pemkab Kutim Akan Merealisasi Usulan Kecamatan Menggunakan Beberapa Pola

DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, BATU AMPAR – Rombongan Wakil Bupati H. Kasmidi Bulang, ST., MM telah sampai pada kecamatan terakhir dalam Rangkaian Musyawarah Rencana Pembangunan  (Musrenbang) di kawasan pedalaman yaitu di Kecamatan Batu Ampar. (11/02/20)

Berbagai usulan muncul dalam pertemuan yang diikuti para Kepala Desa dan perwakilan masyarakat setempat. Mulai dari peningkatan jalan utama kecamatan, air bersih serta penertiban batas wilayah antar desa maupun antar kecamatan. 

“Program apa saja yang disampaikan untuk kegiatan tahun 2021 mendatang, silakan disampaikan. Karena apa yang akan kita bangun tahun ini merupakan hasil pembicaraan dan usulan, masyarakat di tahun sebelumnya,” ungkap Wabup Kasmidi Bulang.

Untuk merealisasikan semua usulan, Pemkab Kutim akan menggunakan beberapa pola yaitu, melalui APBD Kutim, melalui bantuan keuangan di provinsi maupun nasional, hingga bantuan dari stakeholder.  

“Musrenbang adalah momen kita bersama merumuskan pembangunan di masyarakat. Mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Hasilnya, nanti akan dibawa ke Musrenbang tingkat provinsi dan nasional. Banyak cara yang bisa kita perbuat untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur, tak terkecuali masyarakat di Kecamatan Batu Ampar ini." ujar Wabup Kutim. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.