DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, SANGATTA - Kegiatan rutin 'Coffee Morning' kali ini membahas tentang project 'Smart City' yang semakin terealisasi. Dinas Kominfo Perstik sebagai initiator dalam project ini menampilkan hasil perkembangan yang sudah dilakukan selama ini di Ruang Meranti, Kantor Pemkab Kutim, Kawasan Pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta. (21/10/19)
Ir. Suprihanto, CES selaku Kadis Kominfo Perstik memaparkan, “Kami memiliki beberapa desk (ruang) website yang terdiri dari beberapa sub bagian informasi seputar pelayanan OPD. Sementara untuk sarana pendukung sebagai faktor utama yang menunjang 'Smart City' tetap fokus pada Polder Ilham Maulana, Sangatta yang kian tertata dan hampir rampung dan akan berjalan 100 %,” jelasnya.
Wakil Bupati H. Kasmidi Bulang, ST. MM pada agenda 'Coffee Morning' tersebut menyambut posit, “Saya bersama pak Bupati sangat mendukung percepatan progres 'Smart City' sehingga Kutim kian berkembang dan maju. Ada tujuh item yang akan kita launching diantaranya peresmian pusat jajanan (kuliner), arena gokart, taman bermain anak, fitness outdoor, X-Game dan panjat tebing,” ungkap Wabup Kasmidi.
Presentasi yang dilakukan Dinas Kominfo perstik kali ini sekaligus sebagai 'Gladi Kotor' terkait perkembangan 'Smart City' yang akan disuguhkan pada pameran yang akan berlangsung di Jakarta dalam waktu dekat. "Selanjutnya hasil pembahasan 'Smart City' dari pencapaian programnya akan kembali dievaluasi tahap ke dua di Jakarta,” tutupnya Kadis Kominfo Perstik. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.