DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, JAKARTA – Pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2019, bertempat di Istana Negara. Rakornas Karhutla tersebut dihadiri Gubernur Provinsi Kaltim, Bupati, Wali Kota se-Tanah Air. Tak ketinggalan kehadiran Bupati Kutim H Ir Ismunandar, MT turut didampingi Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha beserta Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan.
Presiden RI Jokowi pada sambutannya menegaskan “Memang kita harus berani mengalihkan pola pola pertanian tradisional menuju yang modern memakai teknologi. Ini tugas Bupati, tugas Wali Kota, tugas Gubernur, tugas Menteri-Menteri dan tugas kita semuanya,” kata RI – 1 tersebut.
Jokowi mengatakan selama 5 (lima) tahun ini, melalui Kementerian Pertanian sudah membagi alat traktor, excavator, dan bulldozer untuk daerah. “Terkait bantuan traktor, excavator, dan bulldozer saya juga kaget bahkan bantuan tersebut sudah merambah ke kabupaten, dengan alat yang begitu banyaknya sehingga lahan besar bisa dikerjakan dengan mekanisasi peralatan yang ada, saya lihat itu bantuan dari Menteri Pertanian,” ungkapnya.
Presiden Jokowi memerintahkan segenap bupati di seluruh Indonesia terutama bagi kabupaten yang memiliki lahan yang bisa dikerjakan secara modern dapat berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian “Mari kita tekan kebakaran hutan dan lahan dengan mengubah pola penanganan perluasan sektor lahan pertanian dengan tidak lagi membakar hutan atau lahan gambut beralih ke pola pemebersihan “land clearing” dengan menggunakan traktor, tanpa harus menggunakan media api” katanya. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.