DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, SANGATTA - Bertepatan dengan perayaan Hari Pers Nasional (HPN), webinar yang digawangi Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) mengadakan Webinar yang mengusung tema Bangkit dari Pandemi Peran Jurnalis Pulihkan Ekonomi Kutim. Acara tersebut dihadiri tiga narasumber unggul dan mendapat perhatian yang positif dari masyarakat umum. Bahkan kegiatan yang dilangsungkan pada Selasa (9/2/2020) itu dimeriahkan nyaris 100 orang.
Salah satu narasumber, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Perstik) Kutim Ir. Suprihanto, CES menjelaskan perihal peranan Diskominfo Perstik dalam menghadapi pandemi.
"Saya berharap teman-teman AJKT bisa berperan aktif untuk menuangkan berita yang positif terlebih di masa wabah ini," ungkapnya dalam webinar yang diselenggarakan di ruang NOC Diskominfo Perstik.
Webinar zoom juga diisi oleh Jurnalis TVRI sekaligus pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Gunawan dan Anggota AJKT Divisi Pengembangan Jurnalistik Qadlie Fachruddin.
Peserta yang bergabung pun berasal dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, Kepolisian Resort Kutim, Ketua Hipmi Kaltim, Hipmi Kutim, Anggota DPRD, FKDM, serta tamu dari luar kota seperti Bontang, Samarinda, Balikpapan, bahkan Kalimantan Utara.
Selain itu, media juga diharap menjadi jembatan bagi masyarakat dengan pemerintah terkait informasi-informasi khususnya pada masa pandemi Covid-19 untuk menghindari hoaks.
"Media sebagai jembatan antara masyarakat dengan pemerintah," kata Gunawan.
Penasihat AJKT ini pun menyampaikan jika media sangat berperan aktif memantau protokol kesehatan di masyarakat.
"Dalam masa pandemi Covid-19 media juga ikut memantau protokol kesehatan di masyarakat, apa lagi sudah beberapa media bersinergi dengan Dewan Pers," ungkapnya.
Terpisah, Qadlie Fachruddin menuturkan jika pers khususnya AJKT sangat memberi dukungan atas kebijakan pemerintah, salah satunya dalam upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi.
"Pers berperan memberi dukungan kebijakan terhadap pemerintah dalam pemulihan ekonomi, penyebaran vaksinasi, dan membantu menegakkan tindakan 5M mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas," pungkasnya. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.