Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Tepung Talas Long Mesangat Hadir di Expo HUT Kutim, Jadi Alternatif Bahan Pangan Lokal

Inovasi Tepung Talas Kecamatan Long Mesangat (Tejho/IKP Kehumasan)
Inovasi Tepung Talas Kecamatan Long Mesangat (Tejho/IKP Kehumasan)



SANGATTA – Inovasi pengolahan bahan pangan lokal menjadi salah satu upaya untuk membuka peluang usaha masyarakat sekaligus menghadirkan alternatif bahan baku makanan. Salah satunya tepung berbahan talas yang diperkenalkan Kecamatan Long Mesangat dalam Expo Pembangunan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Camat Long Mesangat Rapichin mengatakan, tepung talas tersebut menjadi salah satu inovasi yang ditampilkan untuk memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat. Produk ini juga telah dimanfaatkan sebagai bahan dalam ajang lomba masak serba ikan yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK beberapa hari lalu.

Pemanfaatan tepung talas dalam kegiatan tersebut memperlihatkan peluang penggunaannya sebagai bahan olahan makanan. Selain menjadi alternatif tepung terigu, produk ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk melihat potensi talas sebagai komoditas yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Menurut Rapichin, pengembangan tepung talas di Long Mesangat masih berada pada tahap awal dan belum dilakukan dalam skala industri. Jumlah masyarakat yang memproduksi maupun memanfaatkannya juga masih terbatas sehingga diperlukan upaya pengembangan lebih lanjut.
Camat Long Mesangat Rapichin

“Dengan inovasi ini sebenarnya kami berharap ada pengembangan. Mungkin selama ini mereka belum merasa ada media atau ruang untuk mempromosikan apa yang mereka punya,” ujarnya.

Ia menilai, pengolahan tepung talas berpotensi menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat. Selama ini, Long Mesangat lebih banyak dikenal melalui sektor peternakan, padahal masih terdapat potensi lain yang dapat dikembangkan untuk memperluas sumber pendapatan warga.

Dari sisi bahan baku, ketersediaan lahan menjadi salah satu peluang untuk mendukung pengembangan talas. Namun, upaya tersebut memerlukan kemauan masyarakat untuk membudidayakan tanaman, disertai pengolahan dan pemasaran yang berkelanjutan.

Pemerintah Kecamatan Long Mesangat, lanjutnya, siap mendukung apabila masyarakat ingin mengembangkan inovasi tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat mendorong produk tepung talas berkembang dari tahap pengenalan menjadi usaha produktif yang memiliki nilai ekonomi.

Masyarakat yang ingin mengetahui maupun mendapatkan produk tepung talas tersebut dapat mengunjungi stan Kecamatan Long Mesangat di Expo Pembangunan HUT ke-27 Kutim, yang berlangsung di Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta.

Melalui pameran ini, tepung talas tidak hanya diperkenalkan sebagai inovasi pangan, tetapi juga sebagai salah satu potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk mendukung diversifikasi pangan dan membuka peluang usaha masyarakat di Kutim. (Tejho)

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.


#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.