SANGATTA - Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Dyah Ratnaningrum memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya daging dan telur menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah di Kutim tercukupi.
"Hingga saat ini surat rekomendasi untuk kedatangan sapi ke Kutim sebanyak 172 ekor, yang terdiri dari 95 sapi jenis Limosin dan sisanya sapi Bali," ungkap Dyah, kepada awak media usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, yang diikuti secara Virtual di ruang Tempudau Kantor Bupati, Senin (10/4/2023).
Sedangkan untuk kebutuhan daging selama Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri, ia memperkirakan Kutim memerlukan sedikitnya 966 ekor sapi. Sementara stok yang tersedia saat ini sudah mencapai 574 ekor, jumlah itu termasuk yang berasal dari para peternak lokal.
"InsyaAllah stok daging hingga lebaran nanti aman. Karena ijin masuknya sapi dari luar sudah ada tinggal menunggu saja," ucap Dyah, biasa ia disapa.
Meskipun hingga saat ini masih mengandalkan peternak dari luar daerah, kebutuhan telur menjelang Idul Fitri ini, masih dalam kategori aman. Mengingat, hasil produksi para peternak lokal juga mampu membantu menutupi jumlah kebutuhan telur yang cukup tinggi di Kutim.
"Produksi peternak lokal kita perharinya bisa mencapai 3,5 ton per hari atau 105 ton dalam satu bulan. Sementara kebutuhan selama Ramadhan hingga Idul Fitri ini sebanyak 218 ton," pungkasnya.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.