MUARA WAHAU - MUARA WAHAU - Warga Dayak Wehea, nampak antusias menyiapkan makanan khas mereka dalam menyambut puncak Pesta Adat Dayak dan Budaya atau yang lebih dikenal dengan "Lom Plai". Makanan yang wajib ada di setiap rumah adalah Beang Bit (dodol) dan Lemang.
Sejak pagi mereka telah sibuk mengolah makanan yang berbahan dari tepung ketan, mentega, santan (kelapa) dan gula merah (untuk bahan beang bit). Beras ketan dan santan (untuk bahan lemang).
Salah satunya adalah keluarga Lah Imang dan Yohana Yaq Tung nampak kerjasama antar keluarga dalam menyiapkan makanan yang bakal disajikan pada puncak perayaan Lom Plai pada Selasa (2/5/2023) besok.
"Ya makanan ini (beang bit dan lemang) wajib ada kita siap di rumah masing-masing. Karena ini sudah makanan tradisi kita," ungkap Yohana sembari menyiapkan lemang yang akan dibakar (proses pengolahan lemang), Senin (1/5/2023) sore di samping rumahnya.
Untuk proses pengolahan beang bit sendiri, adonan yang telah dicampur, dibungkus dengan daun kemudian dimasukan ke dalam bambu agar memiliki aroma bambu. Setelah itu dikukus selama kurang lebih 45 menit kemudian ditiriskan dan siap disantap.
Penulis : Wak Hedir
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.