MUARA BENGKAL - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Muara Bengkal mengadakan kegiatan Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) ke 4 pada minggu (11/6/2023) di Desa Benua Baru
Kegiatan yang dihadiri Camat Muara Bengkal Norhadi, Ketua TP PKK Kecamatan Rima Melati beserta jajarannya, ini dalam rangka Koordinasi dan Sinkronisasi dalam mewujudkan pelaksanaana 10 Program Pokok PKK serta tertib Administrasi.
Camat Muara Bengkal Norhadi selaku Pembina menyebut, kegiatan SMEP ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka melakukan evaluasi sekaligus pembinaan terhadap 10 Program Pokok PKK di wilayahnya.
Norhadi menambahkan, kegiatan ini sekaligus untuk melihat secara langsung pelaksanaan 10 Program Pokok yang telah di tetapkan di setiap Kelompok Kerja (Pokja).
"Kegiatan SMEP sangat penting untuk dilaksanakan, tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana progres kerja TP PKK Desa selama ini serta untuk mengetahui jika ada kegiatan Inovatif yang mungkin dapat menjadi percontohan bagi desa lain maupun kecamatan lainnya," ujar Norhadi melalui WhatsApp.
Selain itu, sambung ia, SMEP ini bertujuan untuk mengingatkan kembali seluruh Struktur Organisasi jelas dan lengkap masing-masing Pokja.
"Harapannya dengan adanya SMEP ini dapat membuat Kader TP PKK Desa lebih giat dalam menjalankan program yang telah ditetapkan," harapnya.
Terakhir di sampaikan, Kegiatan SMEP ini akan di laksanakan di seluruh Desa dalam wilayah Kecamatan Muara Bengkal.’
Penulis : Daus
Editor : Wak Hedir
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.