Bapor Korpri IV Kaltim Dongkrak Aktivitas Ekonomi UMKM di Kawasan Olahraga Kudungga

Suasana Stand UMKM di kawasan Olaharga Kudungga (Tejho/IKP Kehumasan)
Suasana Stand UMKM di kawasan Olaharga Kudungga (Tejho/IKP Kehumasan)


SANGATTA – Gelaran Pekan Olahraga Bapor Korpri IV Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya menghadirkan persaingan atlet dari berbagai daerah, tetapi juga membawa dampak positif bagi aktivitas perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Selama sepekan terakhir, suasana kawasan olahraga Kudungga di Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara, tampak lebih ramai dari biasanya. Kawasan yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga masyarakat tersebut berubah menjadi pusat keramaian seiring berlangsungnya sejumlah pertandingan cabang olahraga dalam ajang Bapor Korpri IV.

Sejumlah arena pertandingan, mulai dari bola voli, tenis meja, panahan hingga beberapa cabang olahraga lainnya, menjadi magnet bagi kedatangan atlet, ofisial, peserta, maupun masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya pertandingan.

Di tengah kesibukan pertandingan, deretan kedai dan lapak UMKM yang disediakan penyelenggara turut merasakan dampak dari meningkatnya jumlah pengunjung. Lapak-lapak kuliner terlihat dipadati pembeli yang datang silih berganti untuk menikmati beragam sajian, mulai dari makanan ringan, olahan kuliner hingga aneka minuman.

Kondisi ini memberikan peluang tersendiri bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan. Tingginya aktivitas di kawasan tersebut membuat perputaran ekonomi berlangsung tidak hanya di arena pertandingan, tetapi juga di area pendukung yang menjadi tempat masyarakat beristirahat dan memenuhi kebutuhan konsumsi.

Bagi pelaku UMKM, kehadiran event olahraga berskala provinsi seperti ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan pasar yang lebih luas. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur turut membuka peluang usaha sekaligus memperkenalkan produk kuliner lokal Kutim kepada masyarakat luar daerah.

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga dan perebutan medali, Bapor Korpri IV Kaltim 2026 menunjukkan bahwa penyelenggaraan sebuah event daerah dapat memberikan efek berganda bagi masyarakat. Aktivitas olahraga mampu menghidupkan ruang publik sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan.(Tejho)

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.



#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.