RADALOK Ke-3 Jadi Momentum Evaluasi, Pemkab Kutim Dorong Percepatan Kinerja OPD

Bupati Ardiansyah Sulaiman (Irhan/IKP Kehumasan)
Bupati Ardiansyah Sulaiman (Irhan/IKP Kehumasan)

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menggelar Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (RADALOK) Ke-3 Tahun Anggaran 2026 di Ruang Meranti Sekretariat Kabupaten Kutim, Bukit Pelangi kawasan Pemerintahan Sangatta, Selasa (27/10/2026). 


Agenda evaluasi yang dibuka langsung Bupati Ardiansyah Sulaiman merupakan pertemuan rutin yang diselenggarakan guna mengevaluasi secara mendalam penyerapan anggaran serta realisasi fisik seluruh perangkat daerah.
 

Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa rapat tahap ketiga ini sangat krusial karena mempertemukan evaluasi kegiatan murni dan perubahan. Ia meminta seluruh jajarannya tidak menjadikan agenda ini sekadar laporan rutinitas melainkan momentum untuk mengambil langkah nyata percepatan.


 
"Saya minta kegiatan hari ini adalah segera laksanakan tugas untuk melaksanakan apa yang dipegang di pundak saudara-saudara sekalian, dalam bentuk progres pekerjaan yang harus maksimal," tegas Bupati Ardiansyah di hadapan Sekda Rizali Hadi,  Asisten II Bidang Ekobang Noviari Noor, dan dihadiri pimpinan seluruh Perangkat Daerah (PD) serta Camat se-Kabupaten Kutai Timur. 

.
Dirinya juga menyebut, meskipun saat ini sudah memasuki triwulan ketiga, namun berdasarkan catatn yang ia terima  masih terdapat beberapa Perangkat Daerah yang belum optimal dalam penyerapan anggaran, hal itu berdampak terhadap capaian akumulasi realisasi anggaran  di tahun 2026. 


Untuk itu dirinya menginstruksikan seluruh pimpinan OPD untuk segera mengambil langkah kritis. Langkah yang diminta meliputi percepatan proses pemilihan barang dan jasa, penyelesaian administrasi kontrak, serta pencairan tagihan dengan tetap memegang teguh prinsip akuntabilitas dan kepatuhan hukum. 


"Saya minta agar seluruh kepala OPD tidak menunda pekerjaan hingga menit-menit terakhir menjelang akhir tahun anggara," tuturnya.


Sementara itu, Dalam laporan Kabag Administrasi Pembangunan Setkab Kutim Irma Yuwinda menyampaikan, data kinerja anggaran berdasarkan hasil inputan aplikasi e-Tam Kinerja per 22 Oktober 2026 masih di bawah target. Namun demikian, kondisi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh perangkat daerah untuk mengoptimalkan pelaksanaan program dan kegiatan hingga akhir tahun anggaran.
 


Irma optimistis, melalui penguatan koordinasi, percepatan pelaksanaan kegiatan, serta pemantauan secara berkala, capaian kinerja anggaran dapat terus ditingkatkan. Karena itu, seluruh perangkat daerah perlu mencermati kendala yang dihadapi, mengambil langkah penyelesaian secara terukur, dan memastikan program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
 

"Pencatatan data secara real time akan sangat membantu masing-masing kepala perangkat daerah dalam melakukan pemantauan dan evaluasi dini," pungkasnya.(Irhan) 


 

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.



#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.