Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Jalan Mantap Kutim Naik Jadi 34,78 Persen, Konektivitas Terus Diperkuat

Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati MAhyundai dan Ketua DPRD Jimmy (Maulana/IKP Kehumasan)
Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati MAhyundai dan Ketua DPRD Jimmy (Maulana/IKP Kehumasan)



SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berupaya meningkatkan kualitas jalan kabupaten sebagai bagian dari penguatan konektivitas antarwilayah. Persentase jalan kabupaten dalam kondisi mantap tercatat meningkat dari 33,27 persen pada 2024 menjadi 34,78 persen pada 2025.

Capaian tersebut disampaikan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dalam pidato peringatan HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur, Kamis (8/10/2026).

Peningkatan persentase jalan mantap menunjukkan intervensi pembangunan dan pemeliharaan jalan mulai memberikan dampak positif terhadap kualitas infrastruktur. Meski demikian, pemerintah mengakui peningkatannya belum signifikan sehingga masih diperlukan upaya lanjutan.

Peningkatan kondisi jalan diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki akses masyarakat, tetapi juga mendukung distribusi produk pertanian, perkebunan dan berbagai komoditas lainnya. Infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan memudahkan akses menuju sejumlah destinasi wisata.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menempatkan konektivitas antarwilayah sebagai salah satu isu penting pembangunan. Dalam pidatonya, Ardiansyah menyebut masih terdapat jaringan jalan dan jembatan yang kondisinya perlu ditangani.

Selain jalan, pemerintah juga menyoroti kebutuhan penataan permukiman, jalan lingkungan, drainase, akses pelayanan pendidikan dan kesehatan, telekomunikasi, air bersih serta elektrifikasi di sejumlah wilayah.

Bupati Ardiansyah juga menegaskan, pembangunan infrastruktur harus semakin memperkuat konektivitas, membuka akses masyarakat terhadap pelayanan dasar dan memperlancar arus barang serta jasa.

Upaya memperkuat konektivitas juga dilakukan melalui percepatan penyelesaian pembangunan Pelabuhan Kenyamukan. Pelabuhan tersebut dinilai memiliki posisi strategis karena berada pada jalur potensial ALKI II.

Dengan berbagai pembangunan tersebut, pemerintah berharap konektivitas wilayah dapat semakin mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan pemerataan pembangunan. Peningkatan infrastruktur menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang tidak hanya maju, tetapi juga dapat dirasakan masyarakat hingga wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.(Tejho)


Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.


#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.