SANGATTA – Lomba Memasak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Kutai Timur 2026 diharapkan mampu menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada beragam kreasi olahan ikan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anggota keluarga.
Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyampaikan, kegiatan lomba memasak memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar menentukan pemenang. Berbagai menu yang disajikan peserta dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengolah bahan pangan bergizi di rumah.
Hal itu disampaikannya saat membuka lomba memasak serba ikan bertema Kreasi Olahan Ikan sebagai Sumber Protein Generasi Emas program kolaborasi antara Dinas Perikanan dengan TP PKK Kabupaten Kutim, Minggu (11/10/2026)
Bupati Ardiansyah mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin tersebut. Ia berharap, lomba ini dapat menjadi model penerapan pemenuhan gizi di tengah masyarakat, mulai dari balita hingga keluarga.
“Kita berharap ini menjadi model asupan gizi yang ada di tengah-tengah masyarakat, baik untuk balita maupun keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan gizi setiap orang tidak selalu sama. Karena itu, pemilihan dan penyajian makanan perlu memperhatikan kebutuhan masing-masing individu.
Melalui kreativitas peserta, ikan dapat diolah menjadi beragam hidangan yang tidak hanya menarik dari segi penyajian, tetapi juga dapat menjadi pilihan menu dalam memenuhi kebutuhan protein.
Bupati Ardiansyah menilai, edukasi mengenai makanan bergizi perlu disampaikan melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Lomba memasak menjadi salah satu cara untuk memperlihatkan bahwa bahan pangan bergizi dapat diolah menjadi hidangan yang beragam.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat semakin terbiasa menyajikan makanan bergizi bagi keluarga sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini.(Tejho)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.