Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Potensi Ikan Melimpah, Siti Robiah Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal

Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah (tengah) bersama Ketua DWP Lisnawarti  dan Wakil Ketua TP PKK Masriati Mahyunadi
Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah (tengah) bersama Ketua DWP Lisnawarti dan Wakil Ketua TP PKK Masriati Mahyunadi



SANGATTA – Potensi perikanan laut dan sungai di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dinilai dapat menjadi salah satu penopang pemenuhan gizi keluarga. Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, mendorong masyarakat untuk lebih optimal memanfaatkan sumber daya tersebut melalui beragam olahan ikan.



Dorongan itu sejalan dengan pelaksanaan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Kutai Timur Tahun 2026 yang digelar Dinas Perikanan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutim. Kegiatan tersebut mengusung tema “Kreasi Olahan Ikan sebagai Sumber Protein Generasi Emas”.


Melalui kegiatan ini, ikan tidak hanya diperkenalkan sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai sumber protein yang dapat diolah menjadi berbagai hidangan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Kreativitas dalam mengolah ikan diharapkan turut mendorong masyarakat agar lebih terbiasa memanfaatkan potensi pangan yang tersedia di daerah sendiri.



Siti Robiah mengatakan, Kutim memiliki sumber daya alam yang melimpah, baik dari daratan maupun perairan. Potensi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.



“Kabupaten Kutai Timur merupakan kabupaten yang kaya akan sumber daya, baik itu sumber daya darat maupun sumber daya air. Ada ikan laut dan juga ikan sungai, yang semuanya mempunyai potensi besar,” ujarnya.



Menurutnya, pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan keluarga perlu diiringi edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi, terutama bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak dalam masa pertumbuhan.



“Kalau kita mau memanfaatkan perikanan kita, insyaallah bahan pangan yang ada di daerah kita tidak akan kekurangan,” katanya.


Ia menjelaskan, kebutuhan protein perlu diperhatikan sejak masa kehamilan dan berlanjut pada periode pertumbuhan anak. Pemenuhan gizi yang baik menjadi salah satu faktor pendukung tumbuh kembang anak secara optimal.



Karena itu, Siti Robiah menilai edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal. Kader PKK di tingkat kecamatan dan desa diharapkan terus menyampaikan pemahaman kepada keluarga agar potensi ikan yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan baik.



“Keaktifan dan semangat kita dalam memberikan edukasi kepada masyarakat ini sangat diperlukan sehingga masyarakat menjadi masyarakat yang paham,” tuturnya.



Lomba masak serba ikan juga menjadi ruang bagi peserta dari berbagai kecamatan untuk memperlihatkan kreativitas dalam menyajikan menu berbahan dasar ikan. Beragam kreasi olahan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menghadirkan makanan bergizi di rumah.


Melalui kegiatan tersebut, pemanfaatan ikan diharapkan tidak berhenti pada perlombaan, tetapi dapat diterapkan dalam pola konsumsi sehari-hari. Dengan mengoptimalkan potensi perikanan lokal dan memperkuat edukasi gizi, upaya meningkatkan kualitas konsumsi keluarga sekaligus mencegah stunting di Kutim diharapkan berjalan lebih baik.(Tejho)

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.


#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.